Kerukunan Umat Beragama Antar Dosen Raih Doktor

Meneliti masalah kerukunan umat beragama dan merangkumnya dalam hasil penelitian berjudul Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Lembata-NTT (Studi Nilai-nilai Masyarakat Kedang), berhasil mengantarkan dosen Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dahlan Lama Bawa, meraih gelar doktor.

Dahlan yang pernah menjabat Ketum DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulsel (1997-1998) meraih gelar doktor dalam bidang Pemikiran Islam setelah memertahankan disertasinya pada ujian promosi doktor, di Kampus Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Senin, 28 Agustus 2017.

Di hadapan tim penguji yang dipimpin Prof Sabri Samin (Direktur Program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar), Dahlan Lama Bawa memaparkan bahwa kerukunan umat beragama di Lembata, Flores, Nusa Tenggara Timur, selama 417 tahun hingga kini berjalan harmonis.

Keharmonisan itu terjadi karena masyarakat Lembata berasal dari satu rumpun keluarga, sehingga ketika ada konflik yang berbasis agama, cepat diselesaikan dengan basis kekeluargaan, kata Dahlan.

Meskipun demikian, lanjut suami dari Amirah Mawardi, konflik kecil-kecilan tentu saja tetap ada.

Konflik terbuka atas nama agama tidak pernah terjadi sama sekali, tetapi konflik kecil-kecilan biasa terjadi, hanya saja bisa diatasi dengan cepat karena berasal dari satu kekerabatan kekeluargaan, kata Dore Husen, nama kecil Dahlan Lama Bawa.

Seusai sidang ujian promosi doktor, Prof Sabri Samin selaku Direktur Program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, mengatakan, Dahlan Lama Bawa lulus sangat memuaskan tercatat sebagai doktor ke-553 Pascasarjana UIN Alauddin.

Tim penguji lain yaitu Prof Qasim Mathar MA (Promotor), Prof Muhamad Natsir Mahmud, Prof Mustari Mustafa (Kopromotor), Dr Darwis Muhdina, Prof Barsihan Noor, Prof Samiang Katu, dan Prof Natsir Mahmud.

Ujian promosi doktor juga dihadiri Dr KH Alwi Uddin (mantan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel), Prof Irwan Akib (Sekretaris Muhammadiyah Sulsel/mantan Rektor Unismuh Makassar), Dr HM Syaiful Saleh (Ketua BPH Unismuh Makassar), Dr Abdul Rahman Rahim (Rektor Unismuh Makassar), Niko Beni (sahabat dan teman sekampung Dahlan Lamabawa yang kini menjabat Direktur Umum PD Terminal Makassar Metro), serta seratusan handaitaulan dan keluarga promovendus.

Dosen dan Kepala Sekolah
Dahlan Lama Bawa sudah beberapa kali mendapat amanah jabatan di Unismuh Makassar, antara lain Wakil Dekan IV Fakultas Pertanian (2004-2008), Wakil Dekan III Fakultas Pertanian (2008-2012), serta Kepala Unit Pelaksana Teknis Penerimaan Mahasiswa Baru (UPT-PMB) Unismuh Makassar (2012-2016).

Sejak 2007 sampai sekarang, selain sebagai dosen Unismuh, pria asal Kedang, Lembata, Flores, Nusa Tenggara Timur, juga mendapat amanah sebagai Kepala SMP dan Kepala Madrasah Aliyah (MA) Darul Falah Unismuh Makassar, di Bissoloro’, Kabupaten Gowa. (win/hh/ar)

Keterangan Gambar:
RAIH DOKTOR. Dahlan Lama Bawa (tengah) foto bersama isterinya, Amirah Mawardi (paling kiri), dan mertuanya, Hj Munawarah Mannaga, sesaat setelah berhasil meraih gelar doktor, di Kampus Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Senin, 28 Agustus 2017. (ist)

Berita Populer


Guru dari Papua, Maluku, dan NTB Ikut PLPG di Unismuh
11:48 WITA, 14 November 2017
dibaca 34 kali


Orang Bugis-Makassar Punya Modal Sosial Hadapi MEA
18:38 WITA, 17 Oktober 2017
dibaca 123 kali

Prodi Bahasa Inggris Unismuh Songsong Akreditasi A
14:43 WITA, 17 Oktober 2017
dibaca 177 kali

Unismuh Tawarkan Kerjasama LPCR Muhammadiyah
16:01 WITA, 09 Oktober 2017
dibaca 118 kali




Unismuh Bangun Masjid Besar Tiga Lantai
10:48 WITA, 27 September 2017
dibaca 326 kali

Mempersiapkan Generasi Emas 2045
17:00 WITA, 25 September 2017
dibaca 224 kali