Melihat Perkembangan Pendidikan Tinggi di Eropa

Laporan Dr H Abdul Rahman Rahim SE MM

(Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar)



Sebagai pimpinan perguruan tinggi, saya sadar bahwa dunia pendidikan perkembangannya sangat cepat. Pengelola perguruan tinggi harus lebih cepat beradaptasi dengan perkembangan pendidikan yang begitu cepat saat ini. Salah satunya yang bisa dilakukan dengan banyak melihat perkembangan dunia pendidikan di negara-negara maju.


Itulah yang mendasari diadakannya kunjungan Majelis Dikti-Litbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama sejumlah pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah se-Indonesia ke Inggris, Perancis, Belgia, dan Belanda, mulai Sabtu, 09 September 2017, hingga satu pekan ke depan.


Rombongan dipimpin Prof Dr Edy Suandi Hamid. Tujuan perjalanan ini untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dengan lima perguruan tinggi ternama pada negara yang dikunjungi.


Pada perjalanan ke luar negeri ini, diharapkan ada agenda aksi dari kunjungan ini, terutama dengan perguruan tinggi terutama di Inggris, dimana kita melakukan penandatanganan MoU melalui payung majelis, dan langsung antar-peguruan tinggi.


Kunjungan ini merupakan bagian dari amanat Muktamar 2015 di Makassar yang dijabarkan dalam program kerja Bidang I Majelis Dikti-Litbang. Kerjasama dengan luar negeri akan terus diperluas dan dilanjutkan dengan prinsif kesetaraan dan saling menguntungkan. Kerjasama ini diharapkan tidak hanya diatas kertas, namun bisa diikuti dengan kerjasama yang riel dan bermanfaat.


Negara pertama yang dikunjungi yaitu Inggris dan kami telah mengunjungi salah satu masjid ternama di London, ibukota negara Inggris, yakni Masjid Sentral London atau The London Central Mosque and Islamic Cultural Centre (ICC) atau biasa disebut sebagai Masjid Regent’s Park, sekaligus untuk melaksanakan shalat lohor bersama, Ahad, 10 September 2017.



Keterangan gambar:
DI LONDON. Rektor Unismuh Makassar, Abdul Rahman Rahim (ke empat dari kanan) foto bersama beberapa Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan sejumlah pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah se-Indonesia, di Kota London, Ahad, 10 September 2017. (ist)

Berita Populer


Guru dari Papua, Maluku, dan NTB Ikut PLPG di Unismuh
11:48 WITA, 14 November 2017
dibaca 34 kali


Orang Bugis-Makassar Punya Modal Sosial Hadapi MEA
18:38 WITA, 17 Oktober 2017
dibaca 123 kali

Prodi Bahasa Inggris Unismuh Songsong Akreditasi A
14:43 WITA, 17 Oktober 2017
dibaca 177 kali

Unismuh Tawarkan Kerjasama LPCR Muhammadiyah
16:01 WITA, 09 Oktober 2017
dibaca 118 kali




Unismuh Bangun Masjid Besar Tiga Lantai
10:48 WITA, 27 September 2017
dibaca 326 kali

Mempersiapkan Generasi Emas 2045
17:00 WITA, 25 September 2017
dibaca 224 kali